Perketat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Bandung Bentuk TIMPORA

0
133
Keterangan foto : Kepala kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Liberti Sitinjak, bersama Walikota Bandung Oded Danial saat kegiatan pengukuhan TIMPORA, Hotel Garden Permata Hotel jalan Lemah Neundeut Sukajadi Bandung, Kamis (21/3/2019). foto:caca

BANDUNG– Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung membentuk Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) didua kota yaitu Kota Bandung dan Kota Cimahi. dalam kegiatan tersebut Kemenkumham Jabar melalui Imigrasi Bandung melakukan sosialisasi pengawasan orang asing kepada unsur forkopimda, pemerintah Kota Bandung dan Cimahi, Polri ,TNI  serta Kementerian dan lembaga  yang terkait.

Dalam acara pembentukan TIMPORA tersebut dikukuhkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Liberti Sitinjak yang disaksikan oleh Walikota Bandung, Oded Danial serta didampingi Kepala Divisi Keimigrasian Ari Budijanto dan Kepala Kantor Imigrasi TPI kelas I Bandung Uray Avian, Kepala Divisi Pemasyarakatan Abdul Aris, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Heriyanto, serta Kepala Divisi Administrasi Ceno Hersusetiokartiko dan para pejabat administrator dan JFT dilingkungan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat di Hotel Garden Permata Hotel jalan Lemah Neundeut Sukajadi Bandung, Kamis (21/3/2019).

Walikota Bandung Oded Danial mengatakan, keberadaan tim pengawasan orang asing (TIMPORA) di Kota Bandung sangatlah penting bagi kami. Karena Kota Bandung adalah kota tujuan orang asing yang banyak datang dengan berbagai macam tujuan. karena itu perlu ditingkatkan pengawasan tentang hal yang berkaitan dengan orang asing, kata Oded Danial.

Menurutnya, keberadaan orang asing atau WNA terkadang menimbulkan dampak positif maupun negatif. Sehingga tidak bisa lepas dari yang namannya pengawasan oleh petugas Imigrasi. Oleh karenanya saya berharap  dengan pembentukan TIMPORA hari ini, kita bisa tingkatkan pengawasan hal-hal yang berkaitan dengan orang asing maupun TKA baik ditinggkat kota hingga di kecamatan-kecamatan, ucap Oded.

Sementara Kepala Kantor Wilayah hukum dan HAM Jawa Barat Liberti Sitinjak mengatakan, Pengukuhan tim pengawasan orang asing (TIMPORA) ini bermaksud agar tidak ada miss nanti manakala kita ada temuan permasalahan orang asing di wilayah tingkat kecamatan. Karena terkadang sering terjadi perdebatan seakan-akan imigrasi menyembunyikan data soal orang asing padahal sebenarnya tidak, tegas Liberti Sitinjak dihadapan awak media.

Dirinya mengakui  bahwa sinergitas dan kolaborasi kita memang belum maksimal, Sehingga melalui adanya pembentukan TIMPORA ini kami harapkan akan bisa mensosialisasikan kepada seluruh stakeholder ini tentang bagaimana cara yang sebenarnya mengatasi pendataan maupun pengawasan orang asing yang ada khususnya di Kota Bandung dan Kota Cimahi, ucapnya.

Liberti memaparkan, bahwa tenaga kerja asing yang masuk ke kita diharapkkan adalah ahli teknologi atau ahli ilmu pengetahuan. Akan tetapi, yang datang ke Bandung dan Jawa Barat justru kebalikannya mereka kebanyakan bukan pekerja ahli. Oleh karena itu saya meminta kepada Dinas tenaga kerja harus bersama-sama dengan Imigrasi untuk melakukan pengawasannya terhadap para TKA yang ada di wilayah kerja Imigrasi Bandung secara bersama- sama. ujar Liberti Sitinjak

Selain itu, Ada beberapa tenaga kerja asing yang memungkinkan bisa masuk ke Bandung misalnya mungkin ada tambang mungkin juga ada yang menjadi wisata, mungkin juga ada yang tenaga dosen.  Hal ini masing-masing kementerian telah mengajukan syarat-syarat itu kepada Kementerian Hukum dan HAM.

” Sehingga bahwa ketentuan masuknya tenaga kerja asing itu harus mendapatkan persyaratan atau izin dari kementerian lembaga yang membidanginya. Inilah harapan kami melalui timpora ini kita bisa menyatukan persepsi dengan membaca beberapa literatur dan ketentuan perundang-undangan dan surat keputusan Menteri maupun surat keputusan Dirjen tentang bagaimana kita berkolaborasi untuk bisa melakukan pengawasan orang asing secara bersama,” tegasnya.

Liberti Sitinjak menyampaikan rasa terima kasih kepada Walikota Bandung bahwa acara ini terselenggara karena kolaborasi antara Kanwil hukum dan HAM dengan pemkot  Bandung. Diharapkan melalui Kantor Imigrasi dapat membantu  fungsi-fungsi pemerintahan didaerah khususnya Kota Bandung dan Cimahi.

“Untuk itu mari kita manfaatkan momen ini dalam rangka menyatukan persepsi di dalam melakukan pengawasan orang asing yang ada di Kota Bandung dan Cimahi Kami pikir itu yang bisa kami sampaikan sekali lagi mari kita saling bertukar informasi untuk bisa mengoptimalkan pengawasan orang asing secara bersama -sama,” tutur Liberti Sitinjak. (Caca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here