Kasdam III/Siliwangi Apresiasi Kreatifitas Para Dansektor Satgas Citarum

0
66
Keterangan foto : Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Nurchahyanto, M.Sc , saat berfoto bersama para Komandan Sektor (Dansektor) Satgas Citarum Harum dalam Seminar Nasional, Diskusi Panel Sesi pertama Sinergitas Pentahelix Merawat Ekosistem Citarum, di Asrilia Hotel, Jalan Pelajar Pejuang, Bandung, Jumat (22/2). Dok : Pendam

BANDUNG– Kasdam III/Siliwangi mengapresiasi kinerja para Komandan Sektor (Dansektor) Satgas Citarum Harum, karena sudah bekerja 24 jam, melebihi ekspektasi dan target. Hal itu diungkapkan secara tegas oleh Brigjen TNI Nurchahyanto, M.Sc dalam Seminar Nasional, Diskusi Panel Sesi pertama Sinergitas Pentahelix Merawat Ekosistem Citarum, di Asrilia Hotel, Jalan Pelajar Pejuang, Bandung, Jumat (22/2).

” Para Dansektor di setiap sektor memiliki kreatifitas masing-masing, ada yang mampu mengubah bantaran tidak hanya bersih, tapi dengan sentuhan seni menjadi tempat yang diminati warga, ” jelasnya.

Dansektor melakukan penyuluhan, memberikan peringatan dan penindakan, melalui sanksi sosial, seperti yang diterapkan kepada salah satu pelaku industri, pimpinan dan karyawannya turun ke sungai melakukan kerja bhakti,” ungkapnya.

Berbicara mewakili Pangdam III/Siliwangi, Brigjen TNI Nurchahyanto juga menyampaikan bahwa selama hampir setahun ini, Prajurit Maung Siliwangi bekerja, bertugas dan yang diemban sesuai dengan amanah Perpres No.15 Tahun 2018, tetap konsisten melakukan upaya penataan ekosistem sungai Citarum, mulai dari hulu, tengah dan hilir.

Diantaranya, merubah mindset (pola pikir) masyarakat, baik mental peduli lingkungan, dan peralihan profesi. Seperti di Sektor pembibitan yang ada di hulu sungai, target penanaman 125 juta, “saat ini telah berhasil menanam pohon di lahan seluas 576 hektar,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Kasdam, Satgas Citarum sudah melakukan upaya seperti, pengolahan kompos, membersihkan sampah permukaan, pembuatan kolam resapan, dan pengerukan sedimentasi.

” Pengerukan sedimentasi sampai saat ini telah mengeruk sebanyak 214.900 meter kubik sedimen,” katanya.

” Melakukan penataan bantaran sungai, dan berupaya merubah mindset masyarakat untuk bersama-sama menjaga sungai, menjadikan sungai sebagai serambi depan,” tegasnya.
(ca/pdm).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here