Desa Neglasari Kecamatan Ibun Dijatah 2000 PTSL

0
153

KAB. BANDUNG – Pemerintah Pusat kini gencar melaksanakan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang diselenggarakan melalui Badan Pertanahan Nasional Kab. Bandung.

Desa Neglasari Kecamatan Ibun mendapatkan jatah PTSL sebanyak 2000 bidang. Nampak antusias warga responya sangat baik, “ungkap kepala Desa Neglasari Kec. Ibun, Ujang Wahyudin, usai penyuluhan PTSL di aula kantor desa, Kamis (14/2).

Ujang mengatakan, warga kami masih sedikit yang memiliki tanah yangbaudah bersertifikat, masih bisa dikatakan dengan hitungan dengan jari, maka dengan adanya program ini warga menyambut dengan baik, cukup biaya administrasi Rp. 150.000,- materai 8 buah, dan pematokan.

Persyaratan cukup Kartu Keluarga, KTP, dan SPPT, apabila Yang sudah punya AJB dilampirkan, lanjut, Setelah warga mendaftar kemudian dipasang patok lalu di ukur oleh tim PTSL.

Bisa dikatakan gratis karena kalau pengurusan biasa, bisa mencapai jutaan rupiah.”sebetulnya ini kesempatan buat warga yang ingin mensertifikatkan tanahnya,” katanya.

Ujang menjelaskan, sebelumnya pihaknya telah menertibkan perbaikan data sekira 3800 SPPT. Dan ini dianggap sukses oleh pihak BPN sehingga Neglasari di berikan jatah PTSL,” pungkasnya.

Sedangkan Ketua Tim 3 dari BPN Dani menyampaikan, saat ini pemerintah pusat sedang gencar menggalakan program PTSL, ini merupakan bukti kasih sayang pemerintah pusat, daerah, kecamatan, pemerintah desa kepada warga.

“Kami targetkan untuk neglasari beres hingga bulan juli ini pemerintah,” katanya.

Salah seorang warga Agus menyampaikan, dengan adanya program ini justru kami merasa terbantu karena kalau mengurua sendiri harus menghabiskan biaya berapa misalkan saya punya 10 tumbak, pasti lebih dari 1 juta per bidang, makanya ini keaempatan bagi saya.

“Kami sangat menyambut baik, adanya program sertifikat tanah ini, sebab baru kali ini diadakan di desa.

Ketua tim PTSL Desa Neglasari Hermawan, menghimbau kepada warga untuk menggunakan kesempatan ini dengan sebaik – baiknya, karena dalam sejarah Desa Neglasari baru pertama kali, dan belum tentu tahun depan ada lagi.

Sambung dia nanti manfaatnya akan dirasakan setelah memiliki sertifikat, demikian singkatnya.*tep

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here