Arif Prasetya : “Pengerjaan Kolam Retensi Sirnaraga Kini Sudah Masuk Tahapan Finishing,”

0
110
Keterangan foto: kondisi pembangunan kolam tampung air Sirnaraga di RW 7,Kel Padjajaran Kec. Cicendo Kota Bandung yang pengerjaanya saat ini proses tahapan finising. (foto : Caca)

TopikSatu.com, –  Pengerjaan pembangunan kolam retensi Sirnaraga RW 7 di Kelurahan Padjajaran Kecamatan Cicendo Kota Bandung kini sudah memasuki tahap finishing.

Kolam retensi dalam kontrak dikerjakan selama 150  hari dan progresnya kini sudah 90 persen. Adapun sejumlah fasilitas seperti jogingtrack, penerangan lampu, taman dan pagar pembatas kolam sudah mulai penataan lengkap dengan sarana lainnya.

Kepala dinas pekerjaan umun Kota Bandung Arif Prasetya mengatakan, pengerjaan kolam tampung retensi Sirnaraga pekan ini sudah masuk ke pengerjaan finishing. Sejumlah sarana kini sudah mulai lengkap mulai dari sarana olahraga warga atau jogingtrack, taman, penerangan lampu, dan pagar pembatas kolam, rumah pompa air kini sudah dikerjakan, kata Arif Prasetya belum lama ini.

Menurutnya, meskipun mengalami keterlambatan progress akibat rembesan air yang membawa sampah lumpur dari sungai Citepus ke dalam kolam saat pengecoran lantai  beberapa pekan yang lalu, kini progresnya sudah mencapai hingga 90 persen, terangnya.

” Kondisi cuaca diahkir tahun ini terkadang  menjadi kendala saat proses pengerjaan. Namun bukan jadi alasan untuk bisa selesai tepat waktu, ” papar Arif.

Arif menambahkan, pembangunan kolam retensi Sirnaraga ini diharapkan dapat menanggulangi banjir yang kerap terjadi di RW 07 Kelurahan Padjajaran. Selain itu, jika kolam tampung air Sirnaraga selesai tempat waktu, proyek ini akan diresmikan langsung oleh Pak Walikota Bandung sekaligus menjadi moment 100 harinya pencapaian kinerja Walikota Bandung yang baru, ucap Arif.

Sementara menurut Thomas selaku pihak ketiga dari proyek kolam retensi Sirnaraga tersebut mengatakan, Walaupun batas waktu kontrak kerja tinggal beberapa pekan lagi Saya tetap optimis bisa selesai tepat waktu, katanya

” Jika siang atau sore datang hujan saya menerapkan sistim lembur untuk para pekerja dilapangan. Karenanya ini bentuk keseriusan kami untuk mengejar progres dalam menyelesaikan tahapan fhinishing kolam retensi Sirnaraga ini, tutur Thomas. (Caca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here